Indonesia akan menggelar 67 sesi dialog dalam Paviliun Indonesia pada Konferensi Perubahan Iklim PBB (COP31) di Antalya, Türkiye, pada 8–20 November 2026. Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkenalkan berbagai inisiatif dan solusi nasional dalam menghadapi perubahan iklim kepada komunitas internasional.
Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat mengatakan Paviliun Indonesia akan mengusung tema House of Climate Solutions, yang mencerminkan komitmen Indonesia untuk mendorong pendekatan konkret dalam penanganan perubahan iklim.
Berbagai sesi dialog akan membahas lima bidang utama, mulai dari pengembangan energi bersih, transisi energi dan industrialisasi hijau hingga pendanaan iklim serta penguatan ketahanan terhadap dampak perubahan iklim.

Lima topik utama
“Lima topik utama yang akan diangkat mencakup energi bersih, transisi energi dan industrialisasi hijau, sinergi solusi berbasis alam dan Rio Conventions, pendanaan iklim dan pasar karbon, serta ketahanan iklim dan nol limbah serta keadilan iklim dan komunitas yang inklusif,” kata Jumhur dalam keterangannya di Jakarta.
Pembahasan tersebut juga mencakup pengembangan solusi berbasis alam, pemanfaatan mekanisme pasar karbon, serta upaya mendorong keadilan iklim melalui keterlibatan komunitas yang lebih inklusif.
Agenda ini diharapkan dapat menjadi wadah untuk memperlihatkan pengalaman dan pendekatan Indonesia dalam mengintegrasikan kebijakan lingkungan dengan pembangunan berkelanjutan.
Di luar rangkaian diskusi, Paviliun Indonesia akan menjadi tempat penyelenggaraan pertemuan bilateral dengan sejumlah mitra internasional, pameran digital, dan berbagai kegiatan pendukung lainnya. Forum tersebut sekaligus membuka peluang bagi Indonesia untuk menjajaki kemitraan baru, memperluas kolaborasi, serta mendorong akses terhadap pendanaan untuk program-program iklim.
Melalui keikutsertaan dalam COP31, pemerintah juga berupaya memperkuat posisi Indonesia dalam diskusi iklim global dengan memperkenalkan berbagai inisiatif yang telah dikembangkan di dalam negeri.


















