BISNIS DAN TEKNOLOGI
2 menit membaca
Menteri ESDM Bahlil minta produsen nikel pangkas produksi atasi anjloknya harga global
Harga nikel dunia anjlok hingga kisaran 15.000 dolar AS per ton akibat oversupply. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menginstruksikan pembatasan produksi nikel nasional melalui pengetatan RKAB.
Menteri ESDM Bahlil minta produsen nikel pangkas produksi atasi anjloknya harga global
Menteri ESDM Bahlil saat membuka Mineral dan Batubara Convention di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Senin (2/11). Foto: Kementerian ESDM

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengimbau para produsen nikel di dalam negeri untuk mengeram volume produksi guna membantu menstabilkan harga komoditas tersebut di pasar internasional.

Saat membuka acara Temu Profesi Tahunan dan Pameran Minerba 2026 di Jakarta pada Senin (2/11), Bahlil menyebut kelebihan produksi (overproduction) dari Indonesia menjadi salah satu faktor utama yang menekan harga nikel dunia hingga jatuh ke bawah ambang batas 16.000 dolar AS dan kini berada di kisaran 15.000 dolar AS per ton.

"Saya minta rekan-rekan pengusaha tambang dan industri nikel untuk mengeram diri," ujar Bahlil seraya menyoroti kelebihan pasokan (oversupply) nikel di tingkat global yang kini diperkirakan mencapai sekitar 800.000 ton.

Guna menekan kelebihan pasokan tersebut serta menyeimbangkan kembali antara penawaran dan permintaan dunia, Bahlil menugaskan Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Dirjen Minerba) Kementrian ESDM, Tri Winarno, untuk memperketat kuota produksi nikel nasional melalui proses persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB).

"Dirjen, saya pikir kita harus terapkan strategi pengontrolan supply-demand nikel ini lewat pembatasan RKAB—saya yang akan bertanggung jawab penuh. Jangan ragu, ini demi kepentingan bangsa dan negara," tegas Bahlil.

Ia menjelaskan bahwa langkah pembatasan ini bertujuan untuk menyelaraskan volume produksi Indonesia dengan tingkat permintaan global.

Mengingat nikel merupakan sumber daya alam yang terbatas dan tidak dapat diperbarui, Bahlil menegaskan bahwa eksploitasi komoditas ini harus dikelola dengan bijak tanpa mengorbankan kekayaan nasional.

"Nikel kalau sudah dikeruk dan habis, tidak akan ada lagi gantinya. Oleh karena itu, pengelolaannya harus dilakukan dengan penuh kearifan," pungkasnya.

TerkaitTRT Indonesia - Indonesia pangkas ekspor gas, Singapura tegaskan pasokan domestik tetap aman
SUMBER:TRT Indonesia
Jelajahi
Indonesia dan Uzbekistan jajaki investasi ketahanan pangan dan ekonomi hijau
Kadin: Investasi domestik hampir Rp2.000 triliun, pengusaha lokal perkuat ketahanan ekonomi
Kemkomdigi dorong kerja sama digital dengan AS, fokus pada investasi dan pengembangan AI
MSCI pertimbangkan status Standalone Market, industri asuransi waspadai gejolak investasi
BI yakinkan investor gejolak pasar saham akibat peringatan MSCI bersifat sementara
Indonesia targetkan ekspor nikel senilai $45 miliar pada 2026
Fasilitas GSP berakhir Januari 2027, Indonesia percepat penandatanganan IEU-CEPA
Rupiah tertekan hingga Rp18.183 per dolar AS di tengah lonjakan harga minyak
Pemerintah bidik target kerja sama perdagangan AS senilai US$33 miliar
Uni Emirat Arab pasok 30 juta barel minyak ke tanah air untuk jamin ketahanan energi
Laba bersih BUMN melonjak 18,4 persen, Danantara sebut transformasi mulai berbuah hasil
Program bioetanol E50 Indonesia butuhkan pembangunan 320 pabrik baru
Indonesia-India luncurkan koridor teknologi kreatif, kembangkan AI dan pasar global
Indonesia perketat pengawasan bursa saham setelah peringatan MSCI
SKK Migas tawarkan investasi pengembangan 43 temuan migas di Indonesia
BI targetkan transaksi mata uang lokal tembus $55 miliar pada 2026
Uang beredar di Indonesia naik jadi Rp10.587 triliun per September 2026
Perjanjian dagang Indonesia-Kanada mulai berlaku 1 Desember 2026, buka peluang ekspor dan investasi
IHSG menguat, saham BUMN perbankan hingga tambang dorong pemulihan pasar
Bank Indonesia tahan suku bunga acuan di level 5,75 persen di tengah gejolak pasar