DUNIA
2 menit membaca
Kemlu: Memorandum Badr dengan Türkiye, Pakistan dan Qatar perkuat kapasitas industri pertahanan
Kemlu menjelaskan bahwa keterlibatan dalam Memorandum Badr mencerminkan upaya Indonesia mendiversifikasi mitra internasional dalam pengembangan industri pertahanan.
Kemlu: Memorandum Badr dengan Türkiye, Pakistan dan Qatar perkuat kapasitas industri pertahanan
Penandatanganan Memorandum Badr di Doha pada Rabu (21/10). /AA

Kementerian Luar Negeri Indonesia mengatakan akan memanfaatkan kemitraan pertahanan melalui Memorandum Badr bersama Türkiye, Pakistan, dan Qatar untuk memperkuat kemampuan produksi alutsista dalam negeri, termasuk melalui riset, alih teknologi, dan investasi industri pertahanan.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI Vahd Nabyl A. Mulachela mengatakan kesepakatan tersebut membuka ruang kolaborasi dalam pengembangan teknologi, manufaktur, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia di sektor pertahanan.

“Kita ingin meningkatkan kemampuan nasional, dan dalam hal ini kita bermitra dengan negara-negara yang sudah dipertimbangkan memiliki kualifikasi dan kompatibilitas dalam mendukung peningkatan kemampuan produksi Indonesia,” kata Nabyl dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (22/10).

Menurut Nabyl, kerja sama itu juga ditujukan untuk mendorong produksi alutsista yang tangguh dan kompetitif, sekaligus memperluas peluang investasi serta memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok pertahanan global.

TerkaitTRT Indonesia - Türkiye, Qatar, Indonesia, dan Pakistan teken kesepakatan kerja sama pertahanan 'Badr'

Memorandum Badr mencerminkan upaya Indonesia mendiversifikasi mitra internasional dalam pengembangan industri pertahanan, tambahnya. Kemitraan tersebut dibangun atas prinsip saling percaya, kesetaraan, timbal balik, dan kepentingan bersama.

Kesepakatan pertahanan itu ditandatangani di Doha, Qatar, oleh pejabat pertahanan dari keempat negara pada Rabu kemarin.

Memorandum Badr, yang berarti “bulan purnama”, mencakup pengembangan proyek produksi militer bersama, pertukaran teknologi, riset dan pengembangan, penguatan kapabilitas militer, serta pelatihan teknis. Kolaborasi tersebut diharapkan mempercepat inovasi pertahanan melalui penggabungan keahlian dan kapasitas industri keempat negara.

SUMBER:TRT Indonesia & Agensi
Jelajahi
Kebakaran hutan meluas, Presiden Prabowo sindir negara yang suka hina Indonesia
Ancam turunkan status pasar saham RI, Presiden Prabowo sebut MSCI coba intimidasi Indonesia
Indonesia dan Portugal sepakati pengakuan sertifikat awak kapal perikanan
Uni Eropa kucurkan bantuan Rp4,02 miliar tangani dampak kekeringan di Indonesia
Indonesia desak akses pendidikan Palestina dijamin, BAZNAS salurkan beasiswa Rp22 miliar
Apa itu virus dengue?
Presiden Prabowo beri penghargaan kepada 140 personel Polri usai misi PBB di Afrika Tengah
Menlu Indonesia tegaskan komitmen perkuat PBB dan dorong reformasi multilateralisme
Indonesia dorong OKI perkuat penyelesaian konflik internal dan dukungan bagi Palestina
Indonesia dan Australia kerahkan kapal perang saat latihan bersama, perkuat kekuatan maritim
Guterres apresiasi Indonesia dalam misi perdamaian PBB, soroti peran stabilisasi di Afrika Tengah
Kemlu pastikan WNI tak terlibat unjuk rasa di Prancis, imbau waspadai situasi keamanan
Guterres temui Presiden Prabowo, apresiasi dukungan Indonesia terhadap perdamaian global
Dievakuasi dari pohon setinggi 10 meter, orang utan korban karhutla di Kotim selamat
Kebakaran hutan di Kalimantan kian parah, penyelamatan orang utan melonjak tajam
Indonesia buka pintu bantuan asing tangani kebakaran hutan dan lahan
Keris Woomera 2026: Australia sebut Indonesia mitra penting pertahanan strategis dan geografis
MUI desak pembatalan konser Andrea Bocelli di Indonesia terkait dukungan terhadap Israel
Indonesia-Rusia perkuat kerja sama teknik militer dan pengembangan industri pertahanan
DPR RI kritik pembatasan jilbab di Azerbaijan dan soroti komitmen melawan islamofobia