PERANG GAZA
2 menit membaca
Menteri Israel menyerbu Masjid Al-Aqsa jelang peringatan hari pendudukan Yerusalem Timur
Serangan itu terjadi dua hari sebelum Israel memperingati ulang tahun pendudukan Yerusalem Timur pada tahun 1967, menurut kalender Ibrani.
Menteri Israel menyerbu Masjid Al-Aqsa jelang peringatan hari pendudukan Yerusalem Timur
Israel menduduki Yerusalem Timur, tempat Masjid Al-Aqsa berada, selama Perang Arab-Israel 1967. / AA

Menteri Urusan Negev dan Galilea Israel, Yitzhak Wasserlauf, telah menerobos masuk kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur yang diduduki.

Penyerbuan pada hari Rabu ini terjadi dua hari sebelum Israel memperingati hari jadi pendudukan Yerusalem Timur pada 1967, menurut kalender Ibrani.

Wasserlauf adalah anggota partai sayap kanan jauh Otzma Yehudit yang dipimpin oleh Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben-Gvir. Baik Ben-Gvir maupun Wasserlauf sebelumnya pernah memaksa masuk ke kompleks Al-Aqsa, yang memicu gelombang kecaman dari warga Palestina dan negara-negara Arab.

Organisasi-organisasi sayap kanan Israel telah menyerukan kepada para pendukungnya untuk menyerbu kompleks Masjid Al-Aqsa untuk menandai pendudukan kota tersebut. Mereka juga merencanakan pawai bendera yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis malam di Yerusalem Timur.

Israel menduduki Yerusalem Timur, tempat Al-Aqsa berada, selama Perang Arab-Israel 1967. Pada 1980 Israel menganeksasi seluruh kota tersebut, langkah yang tidak pernah diakui oleh komunitas internasional.

Kekerasan pemukim yang berlanjut

Sementara itu, seorang remaja Palestina tewas akibat tembakan Israel saat terjadi serangan oleh para pemukim terhadap kota-kota Sinjil dan Jiljilya di Tepi Barat bagian tengah yang diduduki, menurut otoritas kesehatan dan sumber lokal.

Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu bahwa Yousef Ali Yousef Kaabneh, 16 tahun, tewas oleh tembakan Israel di dekat Jiljilya, utara Ramallah.

Perhimpunan Bulan Sabit Merah Palestina mengatakan timnya merawat seorang anak dalam kondisi kritis dengan luka tembak di dada selama serangan pemukim di Sinjil dan Jiljilya.

Organisasi itu mengatakan empat orang lainnya terluka selama serangan serentak di kedua kota tersebut, termasuk dua orang yang terluka oleh tembakan dan dua orang yang terluka setelah dipukuli.

Saksi mata mengatakan puluhan pemukim bersenjata, yang dilindungi oleh pasukan militer Israel, menyerang rumah-rumah warga Palestina di sebelah barat Sinjil dan Jiljilya.

Warga menghadang para pemukim tersebut, yang mencuri sekitar 700 ekor domba dan peralatan pertanian selama serangan itu, kata saksi.

Sejak Oktober 2023, serangan oleh tentara Israel dan pemukim telah menewaskan 1.155 warga Palestina, melukai sekitar 11.750 orang, dan menyebabkan penangkapan hampir 22.000 orang, menurut angka resmi Palestina.

SUMBER:TRT World & Agencies