ASIA
2 menit membaca
Pastikan ketahanan pangan, Presiden Prabowo lakukan inspeksi mendadak di gudang Bulog Magelang
Presiden Prabowo Subianto melakukan sidak ke Gudang Bulog Danurejo, Magelang, Sabtu (18/04), guna menjamin ketersediaan beras nasional. Langkah ini diambil untuk memastikan stok pangan aman dan distribusi ke masyarakat tetap lancar.
Pastikan ketahanan pangan, Presiden Prabowo lakukan inspeksi mendadak di gudang Bulog Magelang
Presiden Prabowo Subianto melakukan sidak langsung ke Kompleks Gudang Bulog Danurejo di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah (18/4). Foto: Setkab RI
6 jam yang lalu

Sidak dilakukan tak lama setelah Presiden memberikan pengarahan kepada Ketua DPRD seluruh Indonesia. Kunjungan yang tidak terjadwal ini menunjukkan urgensi pemerintah dalam mengawal ketersediaan stok beras di tingkat daerah secara riil.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengungkapkan bahwa Presiden secara spesifik meminta untuk meninjau fasilitas penyimpanan pangan di wilayah Jawa Tengah guna melihat kondisi di lapangan tanpa perantara.

"Bapak Presiden ingin memastikan secara langsung bahwa cadangan pangan kita, khususnya beras, berada dalam kondisi aman dan siap didistribusikan," jelas Teddy dalam keterangan resminya.

Kapasitas maksimal dan kualitas stok

Kompleks Gudang Bulog Danurejo dilaporkan memiliki dua unit bangunan dengan kapasitas total mencapai 7.000 ton. Saat ini, fasilitas tersebut berada dalam kondisi terisi penuh, yang menandakan kesiapan stok yang kuat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah Magelang dan sekitarnya.

Selain kuantitas, Presiden Prabowo memberikan penekanan khusus pada dua aspek krusial:

  • Standar Kualitas: Beras yang disimpan harus tetap terjaga mutunya hingga sampai ke tangan konsumen.

  • Efisiensi Distribusi: Penyaluran pangan harus dilakukan secara tepat waktu dan tepat sasaran untuk meredam fluktuasi harga di pasar.

Komitmen ketahanan pangan

Kunjungan ini merupakan bagian dari strategi besar pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Di tengah situasi dunia yang dinamis, pemerintah berupaya memastikan instrumen pangan domestik tetap solid untuk menghadapi tantangan ekonomi.

"Ini merupakan komitmen pemerintah untuk memastikan negara selalu hadir dalam memenuhi kebutuhan dasar rakyat," pungkas Seskab Teddy.

Melalui sidak ini, Jakarta mengirimkan pesan kuat bahwa pengawasan rantai pasok pangan akan terus diperketat guna menjaga daya beli masyarakat dan stabilitas nasional di tengah ketidakpastian global.

TerkaitTRT Indonesia - Indonesia siap hadapi El Nino, stok beras capai rekor tertinggi
SUMBER:TRT Indonesia