BUDAYA
2 menit membaca
Peringati Tahun Baru Islam, Menag tekankan pentingnya persatuan dan perdamaian
Menag menegaskan bahwa keterbukaan tersebut perlu disertai penguatan solidaritas sosial dan kepedulian antaranggota masyarakat agar nilai-nilai persatuan tetap terjaga.
Peringati Tahun Baru Islam, Menag tekankan pentingnya persatuan dan perdamaian
Menag menegaskan bahwa peringatan Tahun Baru Islam seharusnya menjadi ruang refleksi yang membawa ketenangan. / Dok. Kemenang

Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, Menteri Agama Nasaruddin Umar menyerukan ajakan kepada umat Muslim untuk mengedepankan perdamaian, menghindari tindakan yang saling menyakiti, serta menolak praktik menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat.

Dalam keterangannya di Jakarta pada Selasa (16/6), Menag menegaskan bahwa peringatan Tahun Baru Islam seharusnya menjadi ruang refleksi yang membawa ketenangan, kesejukan, dan penguatan nilai-nilai sosial di tengah masyarakat.

Ia menekankan bahwa konsep hijrah tidak hanya dimaknai sebagai perpindahan Rasulullah dari Makkah ke Madinah, tetapi juga mencerminkan perubahan mendasar dalam tatanan sosial manusia.

“Hakikat hijrah adalah mentransformasikan masyarakat yang sebelumnya berbasis kabilah menjadi masyarakat umat. Sebelum Islam hadir, ikatan sosial didominasi hubungan darah dan kelompok. Rasulullah kemudian menghadirkan konsep umat yang dipersatukan oleh tujuan dan nilai-nilai kemanusiaan yang lebih luas,” ujar Menag.

Menurutnya, sebelum ajaran Islam hadir, masyarakat Arab didominasi pola hubungan berbasis kekerabatan suku yang sempit. Kehadiran Nabi Muhammad SAW kemudian memperkenalkan konsep “umat” sebagai bentuk komunitas yang melampaui batas etnis, suku, dan kelompok.

Sementara itu, konsep umat dipandang sebagai komunitas yang berdiri di atas empat pilar utama, yakni kasih sayang, visi masa depan, kepemimpinan yang kuat, serta masyarakat yang beradab dalam satu sistem kepemimpinan imamah.

Ia juga mengajak umat Islam untuk melakukan evaluasi terhadap kondisi sosial saat ini, khususnya dalam konteks kehidupan masyarakat Indonesia.Menag menegaskan bahwa keterbukaan tersebut perlu disertai penguatan solidaritas sosial dan kepedulian antaranggota masyarakat agar nilai-nilai persatuan tetap terjaga.

TerkaitKa'bah diselimuti kain Kiswah baru menyambut Tahun Baru Islam - TRT Indonesia - TRT Indonesia



SUMBER:TRT Indonesia & Agensi