Cole Allen, pria berusia 31 tahun yang kini ditahan otoritas Amerika Serikat terkait penembakan di ajang White House Correspondents’ Dinner, disebut oleh Presiden Donald Trump sebagai “orang yang sangat sakit.”
Allen merupakan warga Torrance, California, dan dikenal sebagai ilmuwan komputer dengan latar belakang pendidikan tinggi. Ia disebut tercantum dalam program wisuda Mei 2025 di California State University, Dominguez Hills.
Sebelum penangkapannya, Allen diketahui pernah bekerja sebagai guru di sebuah layanan les privat dan bahkan dinobatkan sebagai “Teacher of the Month” pada akhir 2024.
Naskah ‘Friendly Federal Assassin’
Menurut penyidik, Allen melakukan perjalanan ke Washington menggunakan kereta dari Los Angeles melalui Chicago, dan menginap di Washington Hilton sehari sebelum serangan.
Ia diduga meninggalkan sebuah dokumen tulisan tangan yang ia beri judul “Friendly Federal Assassin”.
Dalam dokumen tersebut, ia merinci rencana untuk menargetkan pejabat pemerintahan berdasarkan tingkat jabatan. Allen juga secara spesifik menyebut penggunaan peluru jenis buckshot untuk “meminimalkan korban yang menembus dinding”, dan disebut sempat membagikan sebagian isi tulisan itu kepada keluarganya sebelum kejadian.
Teori ‘Lone Wolf’
Allen diketahui membeli secara legal pistol kaliber 38 pada 2023 dan shotgun kaliber 12 pada 2025 dari toko di California Selatan.
Pada malam acara gala tersebut, ia dilaporkan menerobos area pemeriksaan magnetometer sambil membawa shotgun, pistol, dan beberapa pisau. Dalam proses penangkapan, seorang petugas tertembak dari jarak dekat, namun selamat berkat rompi anti peluru yang dikenakannya.
Meski FBI masih meninjau aktivitas media sosial yang memuat retorika anti-Trump dan anti-Kristen, Presiden menyebut aparat meyakini Allen bertindak sebagai “pelaku tunggal” atau lone wolf.
Allen saat ini masih menjalani evaluasi medis di rumah sakit dan diperkirakan akan menghadapi tuntutan federal pada Senin mendatang.












