BISNIS DAN TEKNOLOGI
2 menit membaca
Indonesia dan Rusia dorong kerja sama pembangunan koridor kereta api
Kedua negara juga berpotensi memperkuat kemitraan di bidang penelitian dan pengembangan sumber daya manusia untuk mendukung kemajuan sektor transportasi.
Indonesia dan Rusia dorong kerja sama pembangunan koridor kereta api
Menko Infrastruktur Indonesia dan Menteri Transportasi Rusia bahas kerja sama transportasi di Moskow (1/6). / Dok. KemenkoInfra RI

Indonesia membuka peluang kerja sama yang lebih luas dengan Rusia di sektor transportasi, terutama dalam pembangunan jaringan kereta api strategis yang dirancang untuk memperkuat konektivitas antardaerah di seluruh nusantara.

Peluang kerja sama tersebut dibahas Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono saat bertemu Menteri Perhubungan Rusia Andrey Nikitin di Moskow. Pemerintah mengundang perusahaan-perusahaan Rusia untuk terlibat dalam sejumlah proyek koridor kereta api yang menjadi prioritas nasional.

“Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia dengan 17.380 pulau dan populasi sekitar 280 juta jiwa, transportasi bukan sekadar sarana mobilitas, melainkan urat nadi yang menghubungkan masyarakat, memperkuat persatuan, serta membuka akses terhadap berbagai peluang ekonomi,” ujar Agus dalam keterangannya.

Menurut Agus, kebutuhan pengembangan jaringan rel di Indonesia masih sangat besar guna meningkatkan konektivitas nasional sekaligus mendorong pemerataan pembangunan ekonomi di berbagai kawasan.

Pemerintah menawarkan kesempatan bagi perusahaan Rusia untuk berpartisipasi dalam pembangunan koridor strategis, termasuk jalur Trans-Sumatera, Trans-Sulawesi, dan Trans-Kalimantan.

Pengembangan infrastruktur

Kerja sama yang dijajaki tidak hanya mencakup pembangunan jaringan kereta api. Indonesia juga membuka ruang kolaborasi dalam pengembangan teknologi perkeretaapian, manufaktur sarana dan infrastruktur rel, rekayasa kereta cepat dan angkutan berat, peningkatan standar keselamatan operasional, serta pengembangan sistem transportasi rendah emisi karbon.

Selain itu, kedua negara juga berpotensi memperkuat kemitraan di bidang penelitian dan pengembangan sumber daya manusia untuk mendukung kemajuan sektor transportasi.

Ia secara khusus menyoroti sistem Metro Moskow yang dinilai relevan untuk mendukung pengembangan MRT, LRT, dan kereta komuter yang lebih efisien serta ramah lingkungan di berbagai kota Indonesia.

“Transportasi bukan sekadar sarana mobilitas, melainkan elemen penting yang membuka akses ekonomi, mempererat persatuan, dan menghubungkan masyarakat di seluruh wilayah Indonesia,” ungkap Menteri Agus.

Pertemuan itu menjadi bagian dari upaya memperdalam hubungan bilateral Indonesia-Rusia, khususnya dalam pembangunan transportasi dan konektivitas yang modern, berkelanjutan, serta mampu meningkatkan daya saing ekonomi jangka panjang.

TerkaitTRT Indonesia - Indonesia dan Rusia perkuat kerja sama keamanan informasi internasional

SUMBER:TRT Indonesia
Jelajahi
China mulai diversifikasi investasi nikel di luar Indonesia di tengah tekanan kebijakan
BI siapkan regulasi usai mandat diperluas, fokus ke pertumbuhan dan lapangan kerja
Indonesia nilai tarif tambahan AS bisa dorong daya saing ekspor produk RI
DSI resmi jadi eksportir tunggal komoditas strategis, Indonesia target dongkrak penerimaan negara
Anthropic usulkan jeda pengembangan AI global, peringatkan peran manusia kian menyempit
Kementerian Transmigrasi dan China kembangkan ekosistem pertanian di Papua Selatan
Rupiah jatuh ke level terendah sepanjang sejarah terhadap dolar AS
IHSG tertekan hingga 4 persen di tengah aksi jual asing dan sentimen domestik
Rupiah tembus Rp18.000 per dolar AS, IHSG anjlok ke level terendah sejak 2020
Türkiye dan Indonesia percepat realisasi target perdagangan 10 miliar Dolar, kata Fidan
Pelaku usaha desak kejelasan teknis terkait kebijakan baru ekspor SDA
IHSG berpotensi volatil di tengah tekanan harga minyak dan suku bunga tinggi
Indonesia terdampak rencana tarif baru AS atas produk terkait tenaga kerja paksa
SpaceX bidik valuasi US$1,75 triliun dalam IPO, salah satu yang terbesar dalam sejarah
Perusahaan Singapura DBS akan buka 18 wealth centre baru di Asia termasuk Indonesia
Indonesia catat surplus neraca perdagangan 72 bulan berturut-turut
Rupiah melemah, kurs jual dolar AS di bank tembus hingga Rp18.010
Negara bagian Florida gugat OpenAI atas dugaan dampak buruk ChatGPT
Indonesia tawarkan insentif pajak nol persen bagi eksportir patuh aturan DHE SDA
Permintaan India melemah, pemerintah turunkan harga referensi minyak kelapa sawit Juni 2026