ASIA
2 menit membaca
Indonesia dan Filipina perluas kerja sama ekonomi kreatif di ASEAN
Kemitraan Indonesia-Filipina diharapkan memperkuat ekosistem ekonomi kreatif ASEAN dan menciptakan lebih banyak peluang bagi pelaku industri kreatif untuk mengembangkan produk dan memasuki pasar regional.
Indonesia dan Filipina perluas kerja sama ekonomi kreatif di ASEAN
Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya bertemu dengan Dubes Filipina Christopher B. Montero di Jakarta, Rabu (26/8). / Kementerian Ekonomi Kreati

Indonesia dan Filipina berupaya memperluas kemitraan di sektor ekonomi kreatif melalui pertukaran talenta, pengembangan produk budaya, serta perluasan akses pasar di Asia Tenggara.

Menteri Ekonomi Kreatif Indonesia Teuku Riefky Harsya menyampaikan peluang tersebut saat menerima Duta Besar Filipina untuk Indonesia Christopher B. Montero di Jakarta pada Rabu (26/8).

Menurut Riefky, kesamaan karakteristik kedua negara dapat menjadi dasar untuk menciptakan kolaborasi baru yang saling menguntungkan.

“Sebagai negara-negara di Asia Tenggara, kita memiliki banyak kesamaan dan berpotensi untuk saling melengkapi. Saya menantikan penguatan kolaborasi antara talenta Indonesia dan Filipina untuk menciptakan sesuatu yang baru dan membawa manfaat bagi kedua negara,” kata Riefky, dikutip dari laman resmi Kementerian Ekonomi Kreatif.

Riefky menilai Filipina di industri kreatif dapat membuka peluang kerja sama lintas subsektor serta membantu pelaku kreatif Indonesia menjangkau pasar Asia Tenggara.

Sementara itu, Montero menyatakan ketertarikannya untuk mempelajari perkembangan ekonomi kreatif Indonesia, termasuk sistem kelembagaan yang dibangun oleh Kementerian Ekonomi Kreatif.

“Kami menantikan untuk mengidentifikasi lebih banyak peluang kerja sama dan mengembangkan kemitraan konkret guna bersama-sama memajukan ekonomi kreatif kedua negara,” ujar Montero.

Kedua negara juga membahas pertukaran promosi serta penyelenggaraan pop-up exhibition untuk produk kreatif di masing-masing negara. Indonesia turut menawarkan kesempatan kepada Filipina untuk menjadi tuan rumah World Conference on Creative Economy (WCCE) 2028.

Di tingkat ASEAN, Indonesia mendukung inisiatif Filipina untuk membentuk ASEAN Center of Excellence for Creative Industries (ACE-CI) di Manila. Kedua negara juga terlibat dalam pengembangan Creative Economy Data Model bersama World Intellectual Property Organization (WIPO).

Kemitraan Indonesia-Filipina diharapkan memperkuat ekosistem ekonomi kreatif ASEAN dan menciptakan lebih banyak peluang bagi pelaku industri kreatif untuk mengembangkan produk dan memasuki pasar regional.

TerkaitTRT Indonesia - Indonesia dan Filipina sepakati skema barter dagang senilai $350 juta

SUMBER:TRT Indonesia
Jelajahi
Indonesia arahkan konsolidasi fiskal, target defisit APBN 2027 turun ke 2,4 persen PDB
53 pesawat pemadam dikerahkan, karhutla masih menyebar seiring ancaman El Nino
Jepang resmi kirim bantuan militer untuk tangani karhutla Kalimantan
Prabowo terima Presiden Timor Leste, bahas kerja sama strategis dan kolaborasi riset peraih Nobel
KPK dan PPATK perkuat deteksi pencucian uang jelang evaluasi FATF 2029-2030
DPR RI tetapkan Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia
Demonstran di Jakarta desak pengesahan RUU Perampasan Aset, polisi amankan 65 orang
Cadangan nikel dan kobalt Indonesia tembus 800 miliar, hilirisasi dorong lonjakan nilai
35 pesawat asing perkuat penanganan karhutla di Kalimantan, kedaulatan tetap dibawah kendali
Pengamanan diperketat, 18.000 personel kawal aksi demonstrasi mahasiswa di Jakarta
Pangkalan kapal induk pertama RI di Lampung masuki tahap penyelesaian
Korban gempa NTT bertambah jadi 105 orang, hampir 180 ribu warga mengungsi
Presiden Prabowo kunjungi korban gempa NTT, salurkan bantuan Rp200 miliar
Menaker dorong penguatan keterampilan dan perlindungan pekerja ASEAN di ALMM
Presiden Prabowo targetkan Indonesia hentikan impor minyak dan LPG dalam tiga tahun
Presiden Prabowo evaluasi penanganan karhutla Kalimantan dan pemulihan gempa NTT
Indonesia, Malaysia, dan Singapura sepakat jaga Selat Malaka tetap aman dan terbuka
Malaysia dan Brunei sepakat bawa isu polusi lintas batas ke ASEAN
Menko Airlangga: Pemerintah dorong pertumbuhan ekonomi 6 persen lewat investasi dan ekonomi digital
Kementerian Kehutanan sanksi enam perusahaan terkait karhutla 1.511 hektare di Kalimantan