DUNIA
2 menit membaca
Indonesia-Prancis bahas kerja sama pertahanan dan situasi Timur Tengah di sela pertemuan G20
Keduanya menyoroti pentingnya dukungan terhadap Angkatan Bersenjata Lebanon untuk membantu menjaga stabilitas dan kedaulatan negara tersebut.
Indonesia-Prancis bahas kerja sama pertahanan dan situasi Timur Tengah di sela pertemuan G20
Menlu Indonesia dan Menlu Prancis Jean-Noel Barrot membahas kerja sama pertahanan di sela pertemuan G20 di Atlanta, AS. / Ministry of Europe

Menteri Luar Negeri Indonesia Arrmanatha Nasir dan Menteri Eropa dan Luar Negeri Prancis Jean-Noel Barrot membahas penguatan hubungan bilateral, termasuk kerja sama pertahanan, dalam pertemuan di sela-sela Konferensi Menteri Luar Negeri G20 di Atlanta, Amerika Serikat, pada Jumat (30/10).

Pertemuan tersebut menjadi komunikasi pertama kedua menteri sejak Arrmanatha menjabat sebagai Menlu Indonesia. Berdasarkan keterangan resmi Kementerian Luar Negeri Prancis pada Sabtu (31/10), pembahasan mencakup tindak lanjut kemitraan strategis komprehensif Indonesia-Prancis yang diumumkan saat kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto ke Paris pada Mei 2026.

Kedua pihak juga meninjau perkembangan kerja sama pertahanan bilateral sebagai bagian dari implementasi kemitraan strategis tersebut. Pertemuan ini menjadi kesempatan bagi kedua negara untuk membahas kemajuan hubungan pertahanan sekaligus mengidentifikasi peluang penguatan kolaborasi ke depan.

Selain agenda bilateral, kedua menteri bertukar pandangan mengenai sejumlah perkembangan internasional, termasuk rencana penarikan Pasukan Sementara Perserikatan Bangsa-Bangsa di Lebanon (UNIFIL). Keduanya menyoroti pentingnya dukungan terhadap Angkatan Bersenjata Lebanon untuk membantu menjaga stabilitas dan kedaulatan negara tersebut.

Situasi di Gaza dan perkembangan yang lebih luas di kawasan Timur Tengah turut menjadi pembahasan. Kedua menteri juga membicarakan dinamika keamanan internasional yang memengaruhi stabilitas kawasan.

Dalam pertemuan tersebut, Indonesia dan Prancis menyepakati pentingnya mempertahankan kawasan Indo-Pasifik sebagai wilayah yang inklusif, aman, dan terbuka bagi seluruh negara. Kesepahaman ini menjadi salah satu bagian dari pembahasan mengenai tantangan bersama serta upaya menjaga stabilitas kawasan.

TerkaitTRT Indonesia - Indonesia dan Prancis perkuat kerja sama pertahanan melalui Kemitraan Strategis Komprehensif
SUMBER:TRT Indonesia
Jelajahi
AS dorong kerangka kerja sama pertahanan jangka panjang dengan ASEAN
Indonesia deportasi buronan Interpol WN China atas dugaan pencucian uang
Indonesia dan Singapura perkuat kemitraan strategis untuk dorong ekonomi dan stabilitas ASEAN
Indonesia dan Australia perkuat kerja sama intelijen untuk lawan kejahatan siber lintas negara
Pemerintah kaji revisi UU Tipikor untuk memenuhi aturan standar internasional UNCAC
Indonesia kecam serangan gereja di Yordania, dukung langkah Raja Abdullah II
Jepang, AS, dan Korsel jajaki ekspor reaktor nuklir ke Indonesia
Bantu warga Gaza, Baznas salurkan 68 ribu liter air bersih untuk pengungsi Palestina
Sekjen D-8 soroti peran strategis negara anggota jaga stabilitas dunia
Kemlu RI pantau penyebaran wabah Ebola di Kongo dan Kenya
Kemlu pastikan 49.000 jemaah umrah Indonesia aman di Arab Saudi
Indonesia tetapkan KTT D-8 digelar pada 2027 setelah penundaan akibat konflik di Timur Tengah
Indonesia dan Australia resmi luncurkan PROSPERA Fase II dorong reformasi ekonomi
Indonesia-Australia dorong stabilitas kawasan dan perkuat kerja sama maritim
Kemlu: Memorandum Badr dengan Türkiye, Pakistan dan Qatar perkuat kapasitas industri pertahanan
Menlu Indonesia dan Australia sepakat perkuat stabilitas kawasan dan kemitraan bilateral
Indonesia dan AS kolaborasi amankan bangkai kapal USS Houston di Selat Sunda
Türkiye gandeng Indonesia, Qatar, dan Pakistan kembangkan produksi alutsista bersama
Kebakaran hutan meluas, Presiden Prabowo sindir negara yang suka hina Indonesia
Ancam turunkan status pasar saham RI, Presiden Prabowo sebut MSCI coba intimidasi Indonesia