DUNIA
2 menit membaca
Forum Dialog Dunia Turkik dorong kerja sama AI dan informasi antara OTS dan ASEAN
Forum tersebut menilai kolaborasi OTS dan ASEAN dapat membuka jalan bagi penyusunan standar bersama terkait penggunaan AI, memperkuat perlindungan masyarakat dari penyebaran informasi palsu dan manipulasi konten digital.
Forum Dialog Dunia Turkik dorong kerja sama AI dan informasi antara OTS dan ASEAN
Forum meja bundar soal AI dan kebenaran Informasi, bagian dari Forum Dialog Dunia Turkik di Ankara. /Foto: AA

Forum Dialog Dunia Turkik menilai kerja sama antara Organisasi Negara-Negara Turkik (OTS) dan Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) di bidang kecerdasan buatan (AI) dan keandalan informasi dinilai dapat membantu kedua kawasan menghadapi ancaman disinformasi serta dampak negatif teknologi digital.

Gagasan tersebut disampaikan Dekan Fakultas Ilmu Sosial Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII), Philips J. Vermonte, dalam forum meja bundar bertajuk Communication Perspective of Turkic States: Artificial Intelligence Challenges yang menjadi bagian dari Forum Dialog Dunia Turkik di Ankara, Türkiye.

Vermonte menilai kolaborasi OTS dan ASEAN dapat membuka jalan bagi penyusunan standar bersama terkait penggunaan AI sekaligus memperkuat perlindungan masyarakat dari penyebaran informasi palsu dan manipulasi konten digital.

Ia mengusulkan pembentukan koalisi lintas negara di Asia dengan memanfaatkan platform kerja sama yang telah tersedia. Menurutnya, Indonesia dan Türkiye dapat menjadi penghubung dialog, mengingat Türkiye merupakan mitra dialog sektoral ASEAN.

TerkaitTRT Indonesia - Indonesia dan Türkiye perkuat kerja sama media dan komunikasi strategis di Jakarta

"Platform yang diperlukan sebenarnya sudah tersedia. Indonesia dan Türkiye dapat berdiskusi, terlebih Türkiye merupakan salah satu mitra dialog sektoral ASEAN," kata Vermonte.

Ia juga menekankan pentingnya transparansi pemerintah dalam penggunaan AI. Teknologi tersebut memungkinkan pembuatan teks, suara, dan gambar yang meyakinkan dengan biaya rendah, sementara penyebaran konten manipulatif dapat berlangsung jauh lebih cepat dibandingkan respons resmi pemerintah.

Forum yang diselenggarakan Direktorat Komunikasi Kepresidenan Türkiye tersebut menghadirkan sejumlah akademisi dan praktisi media, termasuk CEO Hayat TV Bosnia dan Herzegovina Elvir Svrakic, akademisi Girne American University Murat Akkaya, Kepala Departemen AI Central Asian Neuroengineering Academy Musabek Mahmudjanov, Direktur Turkish Agency Cyprus Fehmi Gurdalli, Wakil Direktur Eurasian Research Institute Kazakhstan Cengizhan Zhanaltay, serta pakar digitalisasi dari Kyrgyzstan Rustambek Shabyev. 

Selain peluang kerja sama OTS-ASEAN, diskusi panel juga membahas pengembangan infrastruktur dan model bahasa AI mandiri, pemanfaatan AI untuk penerjemahan dan jurnalistik, pembentukan jaringan pemeriksa fakta bersama untuk melawan disinformasi, serta penerapan AI dalam meningkatkan efisiensi transportasi di Koridor Tengah.

TerkaitTRT Indonesia - Indonesia usulkan tiga pilar kerja sama AI di forum China-ASEAN
SUMBER:AA, TRT Indonesia
Jelajahi
China apresiasi kerja sama Indonesia dan Malaysia bongkar jaringan narkoba lintas negara
Baznas salurkan 4.520 paket bantuan pangan untuk warga Palestina di Gaza
PBB minta Indonesia keluar dari BoP, Kemenlu tegaskan komitmen untuk Palestina
Indonesia-Kazakhstan siapkan 20 kesepakatan jelang kunjungan Prabowo pada 2027
AS dorong kerangka kerja sama pertahanan jangka panjang dengan ASEAN
Indonesia deportasi buronan Interpol WN China atas dugaan pencucian uang
Indonesia dan Singapura perkuat kemitraan strategis untuk dorong ekonomi dan stabilitas ASEAN
Indonesia dan Australia perkuat kerja sama intelijen untuk lawan kejahatan siber lintas negara
Pemerintah kaji revisi UU Tipikor untuk memenuhi aturan standar internasional UNCAC
Indonesia kecam serangan gereja di Yordania, dukung langkah Raja Abdullah II
Jepang, AS, dan Korsel jajaki ekspor reaktor nuklir ke Indonesia
Bantu warga Gaza, Baznas salurkan 68 ribu liter air bersih untuk pengungsi Palestina
Sekjen D-8 soroti peran strategis negara anggota jaga stabilitas dunia
Kemlu RI pantau penyebaran wabah Ebola di Kongo dan Kenya
Kemlu pastikan 49.000 jemaah umrah Indonesia aman di Arab Saudi
Indonesia tetapkan KTT D-8 digelar pada 2027 setelah penundaan akibat konflik di Timur Tengah
Indonesia dan Australia resmi luncurkan PROSPERA Fase II dorong reformasi ekonomi
Indonesia-Australia dorong stabilitas kawasan dan perkuat kerja sama maritim
Kemlu: Memorandum Badr dengan Türkiye, Pakistan dan Qatar perkuat kapasitas industri pertahanan
Menlu Indonesia dan Australia sepakat perkuat stabilitas kawasan dan kemitraan bilateral