PERANG GAZA
2 menit membaca
Setelah dibajak Israel, aktivis Global Sumud Gaza yang diculik akan dibawa ke Yunani
Israel mengumumkan keputusan setelah pasukan mereka "menculik dan menahan secara tidak sah" sekitar 180 aktivis di Laut Mediterania setelah menyerang 22 kapal mereka yang bertujuan untuk memecah blokade Gaza Israel.
Setelah dibajak Israel, aktivis Global Sumud Gaza yang diculik akan dibawa ke Yunani
Menurut para pejabat flotila, kapal-kapal tersebut membawa 345 peserta dari 39 negara, termasuk warga negara Türkiye. / Reuters

Menteri Luar Negeri Israel Gideon Saar mengatakan bahwa para aktivis yang diculik oleh pasukan Israel dari Flotila Global Sumud yang menuju Gaza akan diturunkan di pantai Yunani dalam beberapa jam mendatang.

Dalam pernyataan di X pada hari Kamis (30/4), Saar mengatakan keputusan itu diambil "berkoordinasi dengan pemerintah Yunani," setelah pasukan Israel menyerbu flotila tersebut di perairan internasional dekat pulau Kreta, tindakan yang oleh Kementerian Luar Negeri Turki dan para aktivis disebut sebagai "tindakan pembajakan."

Flotila itu, bagian dari misi Musim Semi 2026 Flotila Global Sumud, berangkat dari Sisilia, Italia, pada hari Minggu, membawa bantuan kemanusiaan yang bertujuan memecah blokade Israel terhadap Gaza.

Menurut pejabat flotila, kapal-kapal itu membawa 345 peserta dari 39 negara, termasuk warga negara Türkiye.

Saar mengklaim bahwa semua peserta yang dikeluarkan dari kapal "diturunkan tanpa cedera" dan telah dipindahkan ke kapal Israel sebelum dipulangkan.

TerkaitTRT Indonesia - Türkiye kecam pencegatan konvoi Global Sumud ke Gaza oleh Israel sebagai 'tindakan pembajakan'

Türkiye dan Spanyol mengecam Israel

Sebelumnya pada hari Kamis, Komite Internasional untuk Mematahkan Pengepungan Gaza mengatakan Israel telah "menculik dan menahan secara ilegal" antara 178 dan 180 aktivis setelah menyerang 22 kapal dalam flotila itu.

Komite tersebut menyatakan Yunani "bertanggung jawab langsung" karena serangan terjadi dalam wilayah maritimnya, dan menyerukan kepada Athena untuk "bertindak segera guna memastikan keselamatan kapal-kapal dan mencegah serangan lebih lanjut."

Sementara itu, menteri ekstremis Israel Itamar Ben-Gvir mengkritik keputusan pemerintahnya untuk membebaskan peserta flotila, mengatakan langkah tersebut "mengirim pesan kelemahan kepada musuh-musuh Israel," menurut surat kabar Yedioth Ahronoth.

Sejak 2005, Israel memberlakukan blokade ketat terhadap Gaza lewat darat, laut, dan udara. Blokade itu diperketat selama genosida di enklave Palestina yang dikepung, yang dimulai pada Oktober 2023.

Selama genosida tersebut, perkiraan konservatif menunjukkan bahwa Israel menewaskan hampir 75.000 warga Palestina, menggusur hampir seluruh populasi 2,3 juta, dan kini menduduki lebih dari separuh wilayah pesisir.

Misi bantuan saat ini menandai inisiatif kedua oleh Flotila Global Sumud, menyusul upaya sebelumnya pada September 2025 yang berakhir dengan pembajakan Israel di laut lepas dan penculikan ratusan aktivis internasional.

Serangan ilegal Israel terhadap flotila itu telah dikutuk oleh negara-negara di seluruh dunia, termasuk Türkiye, Pakistan, Spanyol, Kolombia, Afrika Selatan, dan lainnya.

Menteri Luar Negeri Türkiye Hakan Fidan membahas pembajakan Israel itu lewat telepon dengan rekan Spanyolnya Jose Manuel Albares Bueno.

Madrid memanggil chargé d'affaires Israel "untuk menyampaikan kecaman terkuat atas penahanan flotila," yang termasuk warga negara Spanyol, kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan.

SUMBER:TRT World & Agencies
Jelajahi
Türkiye kecam pencegatan konvoi Global Sumud ke Gaza oleh Israel sebagai 'tindakan pembajakan'
Kontingen Indonesia bertolak ke Türkiye untuk bergabung dengan armada Global Sumud Flotilla 2.0
Indonesia dan Australia perkuat kerja sama pembangunan pendidikan di Palestina
Israel cegat Flotila Global Sumud, aktivis laporkan gangguan komunikasi
Pemerintah Israel setujui pembangunan 100+ unit permukiman ilegal di Tepi Barat yang diduduki
Partai politik baru Israel janjikan perubahan, tetapi kekerasan pada Palestina tetap berlanjut
OKI desak Dewan Keamanan PBB wujudkan gencatan senjata Gaza jadi 'perdamaian yang adil dan abadi'
Menlu AS: Ada 'tanda-tanda menjanjikan' Hamas akan demiliterisasi dan melucuti senjata
Patung Yesus yang hancur, Israel, dan penghinaan terhadap akuntabilitas
Microsoft hapus penunjukan Israel dan perbarui peta untuk Tepi Barat yang diduduki
Bagaimana para peneliti membangun kasus yang tak terbantahkan tentang penyiksaan seksual oleh Israel terhadap tahanan Palestina
Türkiye, tujuh negara mengecam Israel atas pelanggaran di Al-Aqsa, dan perluasan permukiman ilegal
Pemukim ilegal Israel serang petani Palestina di Tepi Barat yang diduduki
Israel membunuh lima termasuk anak-anak dalam serangan terhadap Masjid di Beit Lahia
Kemlu kecam pemasangan spanduk provokatif Israel di reruntuhan RS Indonesia Gaza
Uni Eropa terpecah soal menghentikan perjanjian dengan Israel: siapa di pihak mana?
Israel pampang bendera dan spanduk provokatif di RS Indonesia Gaza yang sudah hancur total
Berikut 4 hal yang perlu diketahui soal mandeknya rencana perdamaian Gaza
Rekonstruksi Gaza diperkirakan akan menelan biaya lebih dari $71 miliar: laporan UE-PBB
Rasa bersalah: Beberapa tentara Israel mengaku ketidaknyamanan moral setelah melakukan genosida