ASIA
2 menit membaca
Pakar: Ketimpangan pemantauan gunung api di wilayah Indonesia hambat mitigasi bencana
Pakar mencontohkan Gunung Merapi sebagai lokasi dengan perangkat pemantauan paling lengkap, sementara banyak gunung api lain terutama di daerah luar Jawa hanya didukung alat dasar.
Pakar: Ketimpangan pemantauan gunung api di wilayah Indonesia hambat mitigasi bencana
Gunung Merapi memuntahkan lahar dan awan panas terlihat dari Srumbung, Magelang.

Ketidakseimbangan fasilitas pemantauan gunung api di Indonesia masih menjadi sorotan, di tengah besarnya jumlah gunung api aktif yang mencapai 127 titik di seluruh nusantara. Kondisi ini dinilai dapat menghambat efektivitas deteksi dini dan mitigasi bencana, khususnya di wilayah terpencil, kata seorang pakar.

Pakar vulkanologi dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof. Agung Harioko, mengatakan standar pemantauan antar gunung api masih sangat bervariasi. 

“Peralatan pemantauan jelas belum merata. Merapi memiliki instrumen terbaik, tetapi untuk beberapa gunung api di daerah terpencil, kita hanya mengandalkan seismometer,” ujarnya dikutip oleh RRI yang mencontohkan Gunung Merapi sebagai lokasi dengan perangkat pemantauan paling lengkap, sementara banyak gunung api lain terutama di daerah luar Jawa hanya didukung alat dasar.

Keterbatasan instrumen tersebut berdampak pada kurangnya data lanjutan seperti deformasi permukaan dan analisis gas vulkanik, yang seharusnya menjadi indikator penting dalam membaca pergerakan magma. Seismometer memang mampu merekam aktivitas gempa, namun belum cukup untuk memberikan gambaran utuh terkait dinamika internal gunung api.

TerkaitTRT Indonesia - Mengapa Indonesia menjadi negara dengan gunung berapi aktif terbanyak di dunia

Melansir laporan RRI yang mengutip data Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menunjukkan bahwa dari 127 gunung api aktif, sebanyak 69 saat ini dipantau secara intensif.

Sementara itu, 77 gunung api tergolong Tipe A yakni memiliki riwayat erupsi sejak tahun 1600, yang membutuhkan pengawasan langsung dan berkelanjutan.

Untuk memperkuat sistem pemantauan, pengembangan pusat observasi regional dinilai menjadi kebutuhan mendesak. Penambahan unit di daerah rawan diharapkan dapat mempercepat analisis serta respons terhadap potensi erupsi. 

“Lebih banyak pusat regional perlu dibangun agar tim PVMBG tidak terbebani memantau banyak gunung api dari satu lokasi,” kata Agung.

Saat ini, PVMBG baru mengoperasikan tiga pusat regional yang berlokasi di Yogyakarta, Sulawesi Utara, dan Ende, Nusa Tenggara Timur. Ke depan, wilayah seperti Sumatera dan Maluku dipandang perlu menjadi prioritas pengembangan, mengingat tingkat risiko aktivitas vulkanik di daerah tersebut juga tinggi.

SUMBER:TRT Indonesia & Agensi
Jelajahi
Giuseppe Garibaldi tiba di Indonesia, eks kapal induk Italia resmi ganti nama ‘KRI Sriwijaya’
LRT Kelapa Gading-Manggarai resmi beroperasi, Prabowo soroti kemajuan transportasi Jakarta
Basarnas siapkan operasi angkat KM Virgo Transport 8 di tengah hambatan cuaca buruk
Malaysia dan Indonesia perkuat koordinasi atasi kabut asap lintas batas
Antrean BBM capai 1 kilometer di Makassar, Pertamina tambah pasokan dan layanan SPBU
Pergantian Menkeu Indonesia soroti transisi kebijakan dan tantangan fiskal
Indonesia selidiki dugaan dumping produk baja asal China
Cuaca buruk hambat pencarian 129 korban hilang kapal Virgo Transport 8 di Laut Jawa
KPK tahan Dirut Summarecon Agung dan pejabat ATR/BPN terkait suap lahan Bogor
Operasi pencarian jurnalis hilang di Selat Sunda diperpanjang, aksi solidaritas digelar di Medan
22 korban selamat KM Virgo dievakuasi ke Banjarmasin, 129 orang masih dicari
2 kapal perang TNI AL kawal kapal induk Giuseppe Garibaldi saat memasuki Tanah Air
Semeru erupsi tiga kali hari ini, kolom abu capai 1.000 meter di Jawa Timur
Satu bulan karhutla di Kalbar, enam orangutan kembali dievakuasi dari kebun warga
Indonesia, Malaysia, Thailand sepakati prioritas ekonomi IMT-GT hingga tahun 2031
FIFA ASEAN Cup resmi diluncurkan, Indonesia dan Hong Kong jadi tuan rumah perdana
Presiden Prabowo instruksikan 11 kapal TNI AL cari rombongan jurnalis hilang di Selat Sunda
Pemprov Kalbar perpanjang status darurat asap akibat karhutla hingga 20 September
Infeksi pernapasan akibat asap karhutla melonjak, 113 ribu lebih kasus dalam sepekan
Kementerian LH dan DPD perkuat penegakan hukum lingkungan hingga pengelolaan sampah nasional